berita

Percayakan anda pada Karma??

Karma adalah keyakinan kalau sebuah kejadian yang kita lakukan pada orang lain merupakan konsekuensi dari kejadian sejenis yang terjadi di masa lalu yang dilakukan orang tersebut kepada orang lain. Serupa pula, kejadian sekarang yang kita lakukan pada orang lain akan terulang lagi di masa depan dengan kita sebagai orang yang mendapatkannya. Hal ini lebih lanjut disatukan dengan reinkarnasi, sehingga bila karma tidak terjadi di masa hidup seseorang, ia akan terjadi pada hidup selanjutnya. Bila anda hidup sebagai orang baik, anda memperoleh karma yang baik, dan di kehidupan selanjutnya, anda akan reinkarnasi sebagai orang yang baik. Begitu juga sebaliknya.

Karma adalah gagasan timur, populer dalam filosofi kuasi-religius seperti Buddhisme. Gagasan ini menunjukkan kalau perbuatan baik atau buruk kita dicatat entah dimana. Hanya, bukannya Tuhan yang melakukannya, tapi alam semesta yang melakukannya. Segala yang anda lakukan akan menentukan hadiah di masa depan (sebagai orang yang lebih tercerahkan) atau hukuman (sebagai kumbang kotoran misalnya). Sebagian ateis mungkin ada yang menggantikan Tuhan dengan semacam mistisisme – seperti karma ini misalnya.

Sudut pandang ateistik Hindu sebagaimana di sajikan dalam mazhab Samkhya dan Mimamsa dalam filsafat Hindu menolak keberadaan Tuhan yang menciptakan. Mazhab Mimamsaka percaya adanya yang ghaib (adrishta) akibat dari karma dan tidak memerlukan Tuhan dalam sistemnya. Mimamsa, sebagai filsafat, berurusan dengan karma dan kadang disebut dengan Karma-Mimamsa. Karma juga dibahas oleh para pengikut awal Jain dan Buddha.

Tentu saja tidak ada halangan bagi ateis untuk meyakini adanya gaya antropomorfik selain karma. Tapi bagi ateis yang rasional, konsep karma adalah absurd. Karma merupakan salah satu bentuk dari wishful thinking.

Karma berbeda dengan hukum sains. Contoh Misalnya kita menanam pohon mangga, kemungkinan kita akan memetik buah mangga lebih besar dalam waktu yang cukup adalah hukum sains. Sementara kalau kita memberi hadiah bunga pada A lalu suatu saat di masa datang kita mendapat hadiah bunga dari B (yang tidak ada hubungannya dengan A) adalah karma. Tentu saja ini bisa berupa kebetulan murni.

Ada miskonsepsi dari sebagian teis yang mengatakan kalau yang bicara karma adalah orang ateis. Seperti dijelaskan di atas, karma adalah konsep Hindu, Buddhisme dan Jain. Tidak mesti berhubungan dengan ateisme.

Mari kita lihat konsep sekolah. Di sekolah anda akan berawal dari pelajaran yang mudah dan semakin sulit seiring kelas anda naik. Bila anda orang yang sangat baik di kelas dan segala pelajaran begitu mudah bagi anda, tidak masuk akal bagi sekolah ini untuk menghadiahi anda dengan kejadian-kejadian baik dalam hidup anda. Hal ini sama hal nya dengan selesai kuliah, lalu kembali ke SMA lagi. Bila dengan cara ini, bagaimana kita bisa belajar hal yang lebih banyak? Akan lebih masuk akal kalau orang yang memiliki karma yang baik mendapatkan hidup yang lebih sulit. Begitu juga orang dengan karma buruk, misalnya kerjanya hanya mencuri dan merampok seumur hidupnya. Akan lebih masuk akal kalau ia dilahirkan kembali sebagai seorang yang kaya raya, sehingga hidupnya lebih mudah dan tidak lagi merampok. Bila karma benar ada, maka orang dengan karma terbaik adalah orang yang tinggal di kolong jembatan, kelaparan atau hewan.

kar.ma
[n] (1) perbuatan manusia ketika hidup di dunia: hidup sbg umat Tuhan itu sekadar melakukan darma dan –; (2) hukum sebab-akibat: — bukan hanya menguasai manusia, tetapi juga merupakan suatu hukum mutlak dl alam

“percaya tidak percaya adalah tergantung anda…kalau saya sih lihat saja nanti, apakah memang terbukti atau tidak. apakah tidak sengaja ataukah sengaja” sedyadiasto

2 thoughts on “Percayakan anda pada Karma??

  1. saya jg trkadang msh dbingungkan olh persoalan karma ini. hukum kausalitas dpt dpastikan slalu brlaku d alam semesta (mnurut sains). ada jg sifat ‘resonansi’ yg mrupakan jawaban ilmiah dr ‘kebetulan’ (brdasarkan ilmu fisika). tp sampai skarang yg saya yakini adalah : ‘karma itu tdk ada, namun Tuhan Maha Adil’ begitulah🙂

Mari ngobrol ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s