my music

Teori akustik ruang untuk Pergelaran (opini si perantau)

Tinggal menghitung lagi nih pergelaran sendratasik 2011. hmm bukan apa apa si ini cuma ujian mata kuliah pergelaran heheh.  siap siap lah tanggal 20-24 Juni 2011. bertempat di gedung B6 FBS UNNES.

Berbeda dengan tahun yang lalu, perelaran kali ini dilaksanakan di indor (dalam ruangan). Kalau dulu memang outdor. cuma ya itu kalau hujan wahh bisa berabe. di dalam ruangan memang bagus, terutama apabila hujan. mengingat musim ini musim hujan jadi lebih enak dilaksanakan di b6. akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah akustik ruangnya….

bentuk dan volume gedung, kapasitas penonton dan jumlah orang yang hadir serta  lapisan akustik pada permukaan semuanya berperan pada karakteristik akustik ruang tertentu, jelas mempengaruhi kualitas bunyi dari musik yang disajikan dalam ruangan. Bila musik memberi kesan sepertinya disajikan dalam ruang yang kecil dan akrab, maka auditorium dikatakan mempnyai kekaraban akustik. 

dari petikan diatas sudah jelas bahwa bentuk dan tempat menentukan kualitas bunyi yang dihasilkan. berbeda di luar dan berbeda di dalam. harus hati-hati menentukan musik apa yang disajikan nanti dalam pergelaran.

pencipta musik (composer) pada mulanya sangat dipengaruhi oleh pengaturan akustik ruang di mana pekerjaan mereka dikomposisikan atau dimainkan.  sebagai contohmusik baroque dan klasik diperntukkan bagi ruang-ruang segi empat yang relatif kecil ruang-ruang dansa atau teater. mengapa? karena ruang -ruang tersebut mempunyai dinding pemantul yang menghasilkan derajat keakraban akustik yang tinggi.

dari yang saya baca, dengan kata lain ruang b6 berbentuk segi empat, dan menurut saya lebih cocok digunakan untuk pertunjukan musik klasik, kontemporer atau musik baroque. pertanyaan saya lagi, lantas bagaimana dengan mereka yang akan menampilkan selain musik baroque, klasik dan kontemporer? seperti rock, underground, newmetal. ?? apakah jenis musik terebut cocok dengan akustik ruangnya?

akutik ruang b6 tidak begitu parah banget lah”  dalam hati saya brarti “tidak begitu parah” berarti ingin mengatakan “parah” wah kalau sudah kategori parah berarti memang akustik ruangnya yang tidak memungkinkan.

memang bukan hanya dari segi ruang saja yang menentukan bagus tidaknya sebuah pertunjukkan, tetapi dari segi pemainnya juga. kalau dilihat dari segi pemain, saya rasa mahasiswa sendratasik lebih profesional dalam memainkan alat musik, dilihat dari latar belakangnya mereka memang sudah berkompeten dalam bidang musik, secara mereka mahasiswa sendratasik ;-P soulnya sudah dapat gitulah bahasa anak mudanya. tapi bagaimanapun juga pemain biar kami yang mengurusi hohoh. perhatikan kutipan berikut ini

karena penghargaan terhadap musik (apresiasi)  tidak akan pernah dapat dipisahkan dari lingkungan akustik ruang di mana musik tersebut dimainkan/diperdengarkan, pemusik atau pemain tunggal biasanya menyesuaikan  penampilan mereka dengan  kualitas akustik auditorium di mana mereka main. Mereka sepenuhnya sadar  bahwa keberhasilan mereka bukan hanya tergantung dari mereka, tetapi sebagian besar tergantung pada  akustik ruang tersebut. sebelum mereka memilih irama, mereka harus memeriksa sifat akustik ruang yang ada seperti keakraban, kepenuhan nada, ketegasan, difusi, keseimbangan dan paduan. bila diperhatikan dengan baik, karakteristik-karakteristik  akustik ruang ini dapat membantu pergelaran, tetapi sebaliknya,  mereka dapat menghasilkan pergelaran yang buruk bila tidak diperhatikan.

nah dari awal pergelaran saya sudah cuap-cuap dengan teman saya, “wah bisa gawat nih” tetapi sepertinya dari pihak manajemen sendiri tidak terlalu memperhatikan. ya sudahlah. jika hanya mengecilkan volume saja, spertinya kurang sip antisipasi tersebut.pertanyaan pertanyaan saya yang belum terjawabkan antara lain

*beraba db kah sound yang nanti akan digunakan untuk pergelaran?

nah lalu antisipasinya bagaimana? ini pendapat saya :

1. masalah kita adalah masalah akustik ruang dimana akustik ruang tersebut kurang akrab. dengan intesitas bunyi yang tinggi dan ruangan yang sempit maka bunyi yang dihasilkan kurang baik untuk musik beraliran cepat (kalau musik yang lain sudah pasti bagus). masalahnya berada pada pantulan bunyinya. bagaimana kalau tidak mantul? hayooo makanya kita minimalis pantulannya. kita semua kan sudah tahu bahwa tembok gedung b6 itu keras. mungkin apabila temboknya kita bikin lunak, pantulannya semakin berkurang. lalu bagaimana kita membuat lunak tembok? hmmmmm gimana ya . . ya dilapisi pakai peredam la,  . . lantas peredam yang bagaimana? peredam yang ada di studio? gila. mahal itu budget kita tidak akan cukup menutup gedung b6. lantas bagaimana? dengan menggunakan kain atau apalah yang sejenis asalkan tertutup. bisa kain mori, kain yang dibuat pernikahan atau apalah. itu yang pertama.

2. masalah kita adalah di pantulan bunyinya, kalau tidak ada pantulan kan tidak masalah ya. sebenarnya kita bisa meminimalisir pantulan tersebut lagi, dengan cara. nah ini agak ngawur tapi boleh dicoba. kita semua tahu B6 mempunyai berapa pintu? dua? atau lebih . . saya bisa melihat sekitar ada 10 pintuan. nah sepuluh pintu tersebut kan bisa dibuka . . bukalah ketika pergelaran berlangsung, maka pantulan akan keluar ruangan dan mungkin pergelaran yang bertempo cepat akan bisa didengar dengan baik. itu teori saya ,, , barangkali bisa dicoba hehe.

3. karena b6 itu sempit (dilihat dari segi ukuran + suara yang dihasilkan nanti) maka masalahnya adalah intesitas bunyi. kalau lagu klasik menggunakan volume 12 maka, mungkin yang rock atau underground menggunakan volume 8 begitu? boleh juga, tapi membawakan lagu rock dengan intensitas segitu apa soulnya dapet? ya mudah mudahan lah..

4. harus sering berlatih supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

 

demikian pendapat saya. mohon maaf apabila ada kesalahan. ditunggu komentarnya

sumber modul akustik dan organologi oleh Wagiman Joseph PSDTM FBS UNNES 2007

 

Mari ngobrol ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s